Sejarah Agraria Dunia:
- Yunani Kuno
Pada masyarakat Yunani kuno terdapat kebijakan mengenai masalah agraria yakni redistribusi land dan negara atau pimpinan menyediakan fasilitas pengkreditan. Hal ini berdampak pada pembebasan dari hutang dan pembebasan dari status sebagai budak.
- Romawi Kuno
- Inggris
- Revolusi Prancis
- Rusia
Sejarah Agraria Indonesia
Tanah menjadi sumber penghidupan masyarakat. Sehingga faktor ketergantungan manusia terhadap tanah sering menjadi objek perebuatan yang bisa melahirkan konflik. Konflik ini bisa jadi timbul akibat kesalah pahaman tanah. Masyarakat luas beranggapan bahwa perebutan tanah berarti perebutan atas tiang hidup dan penghidupannya. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan dan demi kelangsungan hidup keluarga serta keturunannya.
Karl Max dalam Das Kapital menyebut bahwa komoditi menjadi bentuk dasar dari segala kemakmuran. Walaupun tanah bukan sebagai komoditas, tetapi sebagai proses produksi yang menghasilkan komoditas. Hal ini bisa diibaratkan seperti siapa yang menguasai tanah maka ia menguasai makanan.
Sebab terjadinya konflik agraria sendiri berasal dari beberapa faktor:
- Adanya tangan-tangan yang ingin menguasai sumber daya alam
- Historical Trauma (kecenderungan untuk berdiam tanpa melawan, sehingga rakyat dapat dengan mudah dibelokkan dari isu agraria ke isu SARA)
Komentar
Posting Komentar