Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Review Materi Sejarah Pedesaan

Ciri-ciri masyarakat desa menurut Talcot Parsons: 1.       Afektifitas yang berhubungan dengan rasa empati. Wujudnya dapat dilihat saat salah satu warga mendapat musibah, warga lain menolong secara sukarela. 2.       Orientasi kolektif. Ciri ini muncul akibat dari adanya afektifitas yang ada di dalam masyarakat desa. Mereka mementingkan rasa kebersamaan, sehingga pemikiran dalam masyarakat desa cenderung untuk berjalan bersama secara kolektif. 3.       Partikularisme. Dimana masyarakat desa akan mementingkan kepentingan bersama desanya ketimbang desa lain di luar daerah tempat tinggalnya. 4.       Askripsi, yakni sifat atau kualitas yang diterima masyarakat secara langsung lewat turun temurun. Sifat ini muncul akibat dari kebiasaan di suatu desa atau daerah. Kualitas seseorang banyak dilihat dari garis keturunannya saja, mengesampingkan prestasi. 5.     ...

Review Materi Sejarah Pedesaan

  Review Materi Sejarah Pedesaan Secara etimologi, kata “Desa” bersal dari bahasa   sansekerta Deshi yang berarti tanah air, tanah asal, atau tanah kelahiran. Karena itu kata “desa” sering dipahami sebagai tempat atau daerah dimana penduduk berkumpul dan hidup bersama, menggunakan lingkungan setempat, untuk mempertahankan, melangsungkan, dan mengembanglan kehidupan mereka. Ciri utama dari desa adalah fungsinya sebagai   tempat tinggal, tanah asal dari suatu kelompok masyarakat yang relatif kecil. Dengan kata lain, suatu desa ditandai oleh keterikatan warganya terhadap suatu wilayah tertentu. Keterkaitan ini selain untuk tempat tinggal, juga untuk menyangga kehidupan mereka. Bintarto (1989) mengemukakan bahwa Pedesaan (dalam segi geografis) adalah suatu hasil perpaduan antara kegiatan sekelompok manusia dengan lingkungannya. Hasil dari perpaduan tersebut dapat terlihat pada unsur-unsur fisiografi, sosial dan ekonomi, politik dan kultural yang berinteraksi antara un...