Langsung ke konten utama

Kerajaan Majapahit : Negara Besar di Nusantara

Letak Geografis

Kerajaan majapahit terletak di daerah jawa timur tepatnya di pesisir Sungai Brantas & Bengawan Solo. Letak ini sangatlah strategis mengingat sungai brantas & bengawan solo memiliki anak sungai yang dapat dilalui hingga ke hulu. Seiring perkembangan kerajaan, Majapahit meluaskan daerah kekuasaanya hingga ke pelosok nusantara, bahkan sampai ke luar Indonesia. Pusat pemerintahan Majapahit sekarang dikenal dengan Desa Trowulan daerah Kota Mojokerto.

Sejarah Terbentuknya
Hasil gambar untuk gapura majapahit
Gapura Wringin Lawang-wikipedia

Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar di Indonesia yang bercorak kan Hindu dan kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada tahun 1293 Masehi. 

Majapahit berdiri disebabkan oleh terjadinya serangan yang dilancarkan oleh Jayakatwang (Adipati Kediri) yang membunuh raja terakhir Singasari yaitu Kertanegara. Karena serangan tersebut menantu kertanegara (Raden Wijaya) akhirnya melarikan diri ke arah Madura dan meminta perlindungan kepada Aryawiraraja. Aryawiraraja memberikan hutan tarik kepada Raden Wijaya untuk dijadikan daerah kekuasaan, dan akhirnya dijadikan sebuah desa dan diberi nama Majapahit.

Majapahit sendiri berasal dari dua kata yaitu "Maja" dan "Pahit". Maja sendiri adalah nama buah yang tumbuh di sekitaran hutan tarik. Buah maja sendiri memiliki rasa yang pahit. Pada saat mendatangi hutan tarik, pasukan raden wijaya memakan buah tersebut, buah itu mereka makan dan  merasa pahit. Akhirnya desa atau daerah itu disebut dengan Majapahit.

Tidak lama setelah Raden Wijaya menguasai hutan tarik. Pasukan Mongol yang dipimpin oleh Shis-Pi, Ike-Mise dan juga Kau Hsing datang ke tanah Jawa. Untuk menghukum Kertanegara karena menolak membayar upeti. 

Dalam kondisi itu Raden Wijaya ingin membalas dendamnya dengan memanfaatkan situasi, dengan cara melakukan kerja sama dengan pasukan Mongolia untuk menyerang Jayakatwang. Pasukan Mongolia menerima kerja sama tersebut dan menyerang Jayakatwang. Akhirnya Jayakatwang terbunuh. Dengan terbunuhnya Jayakatwang pasukan Mongol merayakan kemenangan atas terbunuhnya Jayakatwang. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Raden Wijaya untuk menyerang pasukan Mongol, sehingga pasukan Mongol dapat terusir dari tanah Jawa dan kembali ke negeri asalnya. Sehingga Raden Wijaya bisa naik tahta pada tahun 1293 dengan gelar Sri Kertajasa Jayawardhana.

Masa Kejayaan Majapahit

Kerajaan Majapahit mengalamai masa kejayaan pada saat raja keempat dari Majapahit yaitu Hayam Wuruk sekitar 1350-1389 Masehi. Dalam memipin Majapahit, Hayam Wuruk memiliki patih yang sangat terkenal yaitu Gajah Mada. Dalam masa pemerintahannya, Hayam Wuruk dapat membawa seluruh rakyatnya mengalami kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan. Setiap perayaan agung di pusat kerajaan di meriahkan oleh seluaruh rakyat tanpa kecuali. 

Pada tahun 1339, Gajah Mada bersumpah tidak makan Palapa sebelum wilayah Nusantara bersatu. Sumpahnya itu dikenal dengan Sumpah Palapa, adapun isi dari amukti palapa adalah sebagai berikut :”Lamun luwas kalah nusantara isum amakti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, ring Sunda, ring Palembang, ring Tumasik, samana sun amukti palapa”. Kemudian Gajah Mada melakukan penaklukan-penaklukan.

English: Trowulan Museum, Trowulan, East Java,...
Patung Kepala Gajah Mada-wikipedia
Hayam Wuruk bersama patihnya Gajah Mada memperluas daerah kekuasaan Majapahit hingga ke seluruh nusantara dan membuat Majapahit menjadi kerajaan terbesar saat itu. Bahkan seiring dengan ekspansi yang dilakukan Hayam Wuruk, kekuasaan Majapahit sampai ke wilayah luar Indonesia, seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia.

 Menurut Kakawin Negarakertagama pupuh XIII-XV, daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatera, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan sebagian kepulauan Filipina. Majapahit juga menjalin hubungan dengan Campa, Kamboja, Siam, Birma bagian selatan, dan Vietnam, dan bahkan mengirim duta-dutanya ke Tiongkok. 
 
Masa Kemunduran Majapahit
 
Gambar terkait
perang paregreg
 
Majapahit mengalami kemunduran yang amat drastis semenjak meninggalnya patih Gajah Mada pada 1364, kemudian Hayam Wuruk meninggal pada 1389.  Selepas meninggalnya Hayam Wuruk Majapahit mulai timbul tanda-tanda kemunduran kerajaan ini sampai awal abad ke-16.

Kekacauan terjadi di istana akibat dari pertentangan dari kalangan keluarga atau kerabat istana itu untuk merebut tahta kepemimpinan. Kekacauan ini memuncak sampai terjadinya Perang Paregreg pada tahun 1404. Perang ini terjadi antara Majapahit istana timur yang dipimpin oleh
Wikrawardhana, melawan istana timur yang dipimpin Bhre Wirabhumi. Perang ini terjadi pada 1404-1406. Perang inilah yang menjadi penyebab utama mundurnya Kerajaan Majapahit

Peninggalan Kerajaan Majapahit
  
  • Candi Brahu

candi brahu

Candi Brahu berada di tempat yang sama dengan Candi tikus, yaitu di kawasan situs arkeologi Trowulan. Candi tersebut dibuat oleh Mpu Sendok yang digunakan untuk pembakaran jenazah para raja Majapahit.

  • Gapura Bajang Ratu

gapura bajang ratu
 
Diperkirakan candi tersebut dibangun pada abad ke 14 M. candi tersebut terletak di Desa Temon Kecamatan Trowulan, Mojokerto Jawa Timur. Di dalam kitab Negarakertagama, disebutkan bahwa candi Bajang Ratu berfungsi sebagai pintu masuk untuk memasuki tempat suci pada saat itu untuk memperingati wafatnya raja Jayanegara.
 
  • Candi Jabung
 
candi jabung  



Candi Jabung berada di Desa Jabung Kecamatan Paiton, Probolinggo Jawa Timur. Meskipun hanya terbuat dari susunan batu bata merah, candi tersebut ternyata bisa bertahan cukup lama.

  • Gapura Wringin Lawang

gapura wringin lawang

Sebenarnya Gapura tersebut terbuat dari bata merah setinggi 15,5 meter. Gapura yang berada di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Mojokerto Jawa Timur tersebut bergaya yang hampir mirip dengan Candi Bentar.





 

THANKS FOR VISIT MY BLOG - "JAS MERAH"  

Komentar